Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare Posko 29 menggelar Seminar Parenting bertajuk "Orang Tua Hebat, Anak Sehat: Parenting Positif Cegah Risiko Stunting" di Aula Kantor Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, pada Senin, 27 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa KKN untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola asuh positif sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Seminar menghadirkan Astinah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Dosen Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Posko 29 sebagai narasumber. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Abbanuangnge Hj. Dahniar, perangkat desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta masyarakat setempat.
Dalam pemaparannya, Astinah menjelaskan bahwa stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak tidak hanya pada tinggi badan anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, daya tahan tubuh, dan kualitas kesehatan di masa depan. Ia juga menekankan bahwa faktor sanitasi, pemberian ASI dan MPASI, akses layanan kesehatan, hingga kondisi psikologis orang tua turut memengaruhi risiko terjadinya stunting.
Kepala Desa Abbanuangnge, Hj. Dahniar, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN IAIN Parepare yang telah menghadirkan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Edukasi mengenai pola asuh dan pencegahan stunting sangat penting agar para orang tua semakin memahami cara mendukung tumbuh kembang anak secara sehat," ujarnya.
Koordinator Posko 29, Muhammad Alfian, mengatakan seminar tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting melalui pendekatan edukatif.
"Kami berharap materi yang disampaikan oleh Ibu Astinah dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menerapkan pola asuh yang lebih baik di lingkungan keluarga. Dengan kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini," katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan seputar pola asuh anak, pemenuhan gizi, kesehatan ibu hamil, hingga perawatan balita. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN IAIN Parepare berharap masyarakat semakin memahami pentingnya parenting positif sebagai fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Sr/Mn/Nb/Fzs/Sra)