LP2M IAIN Parepare - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berhasil melaksanakan program edukasi budaya bertajuk “Edukasi Budaya Indonesia sebagai Upaya Penguatan Identitas Nasional pada Anak-Anak Komunitas Pekerja Migran Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan, mulai 12 hingga 18 Agustus, bertempat di Sanggar Bimbingan Broga, Semenyih, Selangor, Malaysia.
Program pengabdian ini dipimpin oleh Multazam Addury sebagai ketua tim, dengan anggota Muhammad Alwi, serta melibatkan dua mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan lapangan. Kehadiran tim PKM IAIN Parepare mendapat sambutan positif dari pengelola sanggar maupun anak-anak komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala Sanggar Bimbingan Broga, Hafsah, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh tim PKM IAIN Parepare. Menurutnya, anak-anak PMI yang tumbuh dan menjalani pendidikan di luar negeri menghadapi tantangan tersendiri dalam mempertahankan keterikatan budaya dan identitas nasional.
“Anak-anak di sini sangat membutuhkan kegiatan interaktif seperti ini. Edukasi budaya menjadi salah satu upaya penting agar mereka tetap mengenal, mencintai, dan bangga terhadap identitasnya sebagai anak Indonesia,” ungkap Hafsah.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim PKM menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan simbol negara dan nilai kebinekaan melalui pengenalan Pancasila, lagu-lagu nasional, serta wawasan tentang keberagaman wilayah Indonesia.

Selain pembelajaran berbasis pengetahuan, kegiatan juga menghadirkan permainan tradisional Nusantara sebagai media membangun kerja sama, interaksi sosial, dan kedekatan emosional antar peserta. Anak-anak diajak mengenal kembali berbagai permainan khas Indonesia yang sarat nilai kebersamaan dan budaya lokal.
Momentum kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dimanfaatkan melalui kegiatan refleksi kemerdekaan dan perlombaan edukatif. Aktivitas tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus menghadirkan suasana kebangsaan bagi anak-anak PMI di Malaysia.
Ketua tim PKM, Multazam Addury, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi akademisi dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya generasi muda Indonesia di luar negeri.

“Kami ingin memastikan bahwa meskipun mereka berada jauh dari tanah air, rasa bangga sebagai anak Indonesia tetap tumbuh. Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi menjadi identitas yang perlu terus dikenalkan dan dirawat oleh generasi muda,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, tim PKM IAIN Parepare berharap edukasi budaya dapat menjadi ruang pembelajaran yang berkelanjutan bagi anak-anak komunitas PMI di Malaysia. Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas dampak pengabdian masyarakat lintas negara.