Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare Posko 61 Kelurahan Doping melaksanakan program kerja bertajuk “Dampak Bullying Itu Nyata” di UPT SD Negeri 145 Doping dan UPT SD Negeri 227 Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kegiatan diawali dengan apel pagi bersama siswa dan guru di halaman sekolah. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi secara interaktif di dalam kelas dengan menggunakan media presentasi, permainan edukatif, diskusi, dan tanya jawab agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan pengertian bullying serta berbagai bentuk perundungan, seperti fisik, verbal, sosial, dan melalui media digital. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak perundungan terhadap kepercayaan diri dan proses belajar, serta pentingnya saling menghormati dan berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mengikuti berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan. Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Koordinator Posko 61 Kelurahan Doping, Ikmal, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan upaya untuk membangun karakter siswa yang peduli, berempati, dan berani menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.
“Melalui program ‘Dampak Bullying Itu Nyata’, kami berharap siswa semakin memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan, tetapi perilaku yang dapat melukai perasaan dan masa depan seseorang. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya saling menghargai dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, guru, dan siswa sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari perundungan. (Aaz/Adt/Fzs/Sra)