Humas IAIN Parepare - Kami dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying bagi siswa-siswi di SMPN 4 Majauleng, Desa Lamiku, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik siswa mengenai bahaya perundungan (bullying), sekaligus mengajak mereka menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling merangkul.
Dalam sosialisasi ini, kami menyampaikan materi dengan cara yang santai dan santun agar mudah diterima oleh usia remaja. Kami menjelaskan bahwa bullying bukan cuma tentang kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa ejekan, panggilan nama yang merendahkan, pengucilan dari lingkaran pertemanan, hingga komentar jahat di media sosial (cyberbullying).

Kami juga mengajak para siswa untuk berdiskusi dan merenungkan bersama dampak dari tindakan bullying. Lewat sesi ini, adik-adik di SMPN 4 Majauleng diajak untuk membedakan mana yang murni bercanda dan mana tindakan yang bisa menyakiti perasaan teman. Kami ingin mereka sadar bahwa hal kecil yang dianggap remeh bisa saja memberikan luka emosional yang cukup dalam bagi orang lain.
Suasana kegiatan menjadi lebih hangat saat kami memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bercerita dan berbagi pengalaman secara terbuka. Beberapa siswa mulai berani menyampaikan perasaan serta pengalamannya seputar pergaulan di sekolah yang pernah membuat mereka merasa minder, sedih, atau tertekan. Di sini, kami hadir bukan hanya untuk menggurui, tetapi mendengarkan cerita mereka dan memberikan semangat bahwa mereka tidak sendirian.

Melalui kegiatan ini, kami mendorong para siswa untuk tidak tinggal diam ketika melihat temannya diganggu. Kami mengajak mereka untuk berani menegur dengan baik, merangkul teman yang tersisih, serta melapor kepada guru atau orang tua jika melihat tindakan bullying di sekitar mereka.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga, baik bagi kami mahasiswa KKN maupun bagi para siswa. Antusiasme dan keterbukaan adik-adik di SMPN 4 Majauleng menunjukkan betapa pentingnya ruang merangkul dan mendengarkan bagi remaja yang sedang tumbuh dewasa.
Kami berharap, melalui sosialisasi ini, SMPN 4 Majauleng Desa Lamiku dapat terus menjadi tempat belajar yang menyenangkan, di mana semua siswa merasa dihargai, aman, dan bebas dari tindakan bullying.
Sebab sering kali, adik-adik kita di sekolah tidak hanya butuh nasihat, tetapi butuh teman yang mau mendengarkan dan merangkul mereka tanpa menghakimi. (Adr/Al/Af/Fzs/Sra)